NEWS
DETAILS
Jumat, 02 Oct 2026 10:50 - Ikatan Motor Honda Makassar

Asmo Sulsel — Menghemat konsumsi bahan bakar sepeda motor tidak hanya bergantung pada seberapa sering kendaraan digunakan.

Cara pengendara membuka gas, menjaga kecepatan, kondisi mesin, hingga penggunaan komponen kendaraan turut memengaruhi efisiensi BBM.

PT Astra Honda Motor (AHM) membagikan sejumlah panduan berkendara hemat melalui penerapan Eco Riding.

Teknik tersebut dirancang untuk membantu pengendara mengoptimalkan konsumsi bahan bakar dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan.

“Penerapan teknik Eco Riding juga berkontribusi pada pengurangan emisi gas buang (CO2),” jelas AHM dalam materi edukasinya.

Eco Riding tidak berdiri sendiri. Teknik tersebut berkaitan dengan prinsip Defensive Riding dan Safety Riding.

Pengendara tidak hanya diarahkan untuk mendapatkan konsumsi BBM yang lebih efisien, tetapi juga mengantisipasi kondisi jalan dan menjaga keselamatan selama perjalanan.

Salah satu fitur yang dapat dimanfaatkan pengendara pada sepeda motor tertentu adalah Eco Riding Indicator yang tersedia pada panel meter.

Indikator tersebut dapat digunakan sebagai panduan untuk mengetahui kondisi berkendara yang lebih efisien.

Pengendara dapat memperhatikan indikator tersebut sambil menjaga kecepatan dan putaran mesin pada kondisi optimal.

“Perhatikan nyala lampu Eco Riding Indicator untuk menemukan kecepatan dan putaran mesin ideal sehingga konsumsi BBM jadi lebih efisien,” demikian penjelasan AHM.

Selain memanfaatkan indikator tersebut, pengendara dapat menerapkan beberapa kebiasaan berikut.

Pertama, menghindari akselerasi secara tiba-tiba. Membuka gas secara berlebihan ketika memulai perjalanan dapat meningkatkan konsumsi bahan bakar.

Kedua, menjaga putaran mesin agar tidak terlalu tinggi. Mesin yang bekerja pada kondisi optimal dapat membantu penggunaan BBM lebih efisien.

Ketiga, mempertahankan kecepatan secara konstan dan menghindari kebiasaan melakukan akselerasi serta pengereman secara berulang tanpa kebutuhan.

Keempat, menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan. Langkah ini memberikan waktu yang cukup bagi pengendara untuk merespons perubahan situasi lalu lintas sehingga dapat mengurangi kebutuhan pengereman mendadak.

Namun, gaya berkendara bukan satu-satunya faktor yang perlu diperhatikan. Perawatan kendaraan secara berkala juga menjadi bagian penting dalam menjaga efisiensi.

AHM menganjurkan pengendara melakukan servis dan mengganti oli mesin secara rutin. Kondisi sepeda motor yang terawat dapat membantu menjaga performa mesin serta membuat proses pembakaran BBM lebih optimal.

Pengendara juga dianjurkan tidak melakukan modifikasi secara berlebihan. Perubahan komponen yang tidak memperhatikan batas toleransi kendaraan, seperti penggunaan ban dengan ukuran lebih besar atau penggantian knalpot, berpotensi membuat kerja mesin semakin berat.

“Semakin berat mesin bekerja, semakin banyak konsumsi BBM yang dibutuhkan,” kata AHM.

Dengan demikian, efisiensi bahan bakar dapat dibangun melalui kombinasi antara teknik berkendara yang tepat, pemanfaatan fitur Eco Riding Indicator, serta perawatan kendaraan sesuai jadwal.

AHM juga mengingatkan agar pengendara tetap menjadikan keselamatan sebagai prioritas. Penggunaan perlengkapan berkendara yang dianjurkan, konsentrasi, kewaspadaan, dan pemeriksaan kendaraan secara berkala menjadi bagian penting sebelum maupun selama perjalanan.

RELATED
NEWS