NEWS
DETAILS
Kamis, 01 Oct 2026 12:42 - Ikatan Motor Honda Makassar

Asmo Sulsel — Penggunaan bahan bakar minyak (BBM) menjadi salah satu pengeluaran rutin bagi pengendara sepeda motor.

Karena itu, menerapkan teknik berkendara yang efisien dapat menjadi salah satu cara untuk membantu menghemat konsumsi BBM sekaligus menjaga performa kendaraan.

PT Astra Honda Motor (AHM) melalui edukasi berkendara menyarankan pengendara menerapkan teknik Eco Riding.

Teknik ini merupakan cara berkendara yang bertujuan mengoptimalkan konsumsi bahan bakar secara efisien.

Selain membantu menghemat BBM, penerapan Eco Riding juga dapat berkontribusi terhadap pengurangan emisi gas buang kendaraan.

“Eco Riding merupakan cara berkendara yang bertujuan untuk mengoptimalkan konsumsi bahan bakar secara efisien,” demikian penjelasan AHM dalam artikel edukasinya.

Teknik Eco Riding juga menggabungkan unsur Defensive Riding dan Safety Riding. Defensive Riding menekankan upaya berkendara dengan mempertimbangkan keselamatan, waktu, dan biaya, sedangkan Safety Riding berfokus pada teknik berkendara yang aman serta kewaspadaan terhadap berbagai kemungkinan di jalan.

Berikut sejumlah langkah yang dapat diterapkan pengendara untuk berkendara lebih hemat:
1. Akselerasi secara perlahan

Pengendara disarankan memutar selongsong gas secara perlahan ketika mulai bergerak. Akselerasi secara tiba-tiba dengan membuka gas terlalu besar dapat meningkatkan konsumsi BBM.

2. Jaga putaran mesin

Menjaga putaran mesin pada tingkat optimal dapat membantu membuat penggunaan bahan bakar lebih efisien. Pengendara sebaiknya menghindari membebani mesin dengan putaran yang terlalu tinggi.

3. Pertahankan kecepatan konstan

Berkendara dengan kecepatan yang relatif konstan dapat membantu mengoptimalkan konsumsi BBM.

Pada sepeda motor yang dilengkapi Eco Riding Indicator, pengendara dapat memanfaatkan indikator tersebut sebagai panduan menemukan kondisi berkendara yang lebih efisien.

AHM menjelaskan, semakin terang indikator Eco Riding menyala, semakin menunjukkan kondisi penggunaan BBM yang lebih irit.

4. Jaga jarak aman

Menjaga jarak dengan kendaraan di depan bukan hanya berkaitan dengan keselamatan, tetapi juga membantu pengendara mengantisipasi situasi di jalan. Dengan jarak yang cukup, pengendara dapat mengurangi risiko pengereman mendadak.

5. Hindari modifikasi berlebihan

Penggunaan komponen dengan ukuran atau spesifikasi yang tidak sesuai dapat membuat kerja mesin semakin berat.

Contohnya, penggunaan ban berukuran lebih besar atau penggantian knalpot yang tidak mempertimbangkan batas toleransi kendaraan.

“Semakin berat mesin bekerja, semakin banyak konsumsi BBM yang dibutuhkan,” demikian penjelasan AHM.

Selain teknik berkendara, kondisi kendaraan juga berpengaruh terhadap efisiensi BBM. Pengendara dianjurkan melakukan servis secara berkala dan mengganti oli mesin sesuai jadwal perawatan.

Perawatan rutin membantu menjaga kondisi mesin dan membuat proses pembakaran BBM berlangsung lebih optimal.

Meski mengejar efisiensi bahan bakar, AHM mengingatkan pengendara agar tetap mengutamakan keselamatan.

Penggunaan perlengkapan berkendara yang sesuai, menjaga konsentrasi, serta selalu waspada menjadi bagian penting dalam setiap perjalanan.

RELATED
NEWS