NEWS
DETAILS
Selasa, 29 Sep 2026 19:24 - Ikatan Motor Honda Makassar

Asmo Sulsel – Keselamatan berkendara tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mengendalikan sepeda motor, tetapi juga kesiapan pengendara dan kondisi kendaraan sebelum perjalanan dimulai.

Instruktur Safety Riding Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel), Wany Dewa, mengingatkan pengendara untuk memastikan kondisi tubuh, perlengkapan, kendaraan, hingga konsentrasi sebelum berangkat.

Menurut Wany, pengendara sebaiknya melakukan persiapan sederhana sebelum berkendara, termasuk melakukan pemanasan dan menggunakan perlengkapan keselamatan.

“Yang terpenting sebelum berkendara kita merefleksi kondisi kita dengan melakukan pemanasan. Kemudian jangan lupa perlengkapan berkendara, yang terpenting gunakan helm,” kata Wany saat dihubungi Makassar Terkini belum lama ini.

Selain kesiapan pengendara, kondisi sepeda motor juga perlu diperiksa. Wany memperkenalkan rumus BARELABA sebagai pengingat beberapa komponen yang perlu diperhatikan sebelum berkendara, antara lain ban, rem, lampu, dan bahan bakar.

Pengecekan tersebut dapat membantu memastikan kendaraan berada dalam kondisi layak digunakan sebelum perjalanan dimulai.

“Jangan lupa kendaraan juga kita periksa. Sedikit-tidaknya ada rumusnya, BARELABA: ban, rem, lampu, kemudian bahan bakar,” ujarnya.

Wany juga menekankan pentingnya menjaga konsentrasi selama berkendara.

Penggunaan ponsel, merokok, maupun aktivitas lain yang mengalihkan perhatian dapat mengurangi fokus pengendara terhadap situasi di jalan.

Karena itu, ia mengimbau pengendara tidak menggunakan ponsel saat sepeda motor sedang berjalan.

“Kami sangat menyarankan saat berkendara ketika menerima telepon, silakan tepi dulu kemudian menerima telepon. Setelah itu baru bisa dilanjut perjalanan,” jelasnya.

Menurut Wany, fitur konektivitas pada sepeda motor tidak berarti pengendara dianjurkan berinteraksi dengan ponsel ketika kendaraan sedang bergerak. Keselamatan tetap harus menjadi pertimbangan utama.

Ia juga mengingatkan pengendara untuk tidak merokok atau melakukan aktivitas lain yang dapat mengganggu konsentrasi selama perjalanan.

“Fokus untuk bisa selamat sampai tujuan, karena keselamatan itu nomor satu saat kita berada di jalan raya,” katanya.

Selain konsentrasi, pengendara perlu meningkatkan kepekaan terhadap potensi bahaya di sekeliling.

Perubahan kondisi jalan, kendaraan lain, persimpangan, hingga situasi lalu lintas yang tidak terduga membutuhkan respons yang cepat dan tepat.

Wany menyarankan pengendara untuk selalu menggunakan helm, mematuhi rambu lalu lintas, menjaga jarak aman, serta mempertahankan fokus selama perjalanan.

Melalui kampanye #Cari_Aman, Astra Honda Motor mengajak pengendara untuk mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan.

Prinsip tersebut tidak hanya diterapkan ketika menghadapi kondisi berisiko, tetapi dimulai sejak sebelum sepeda motor digunakan.

RELATED
NEWS