Asmo Sulsel — Keselamatan berkendara perlu dibangun sejak usia muda. Kesadaran tersebut yang terus didorong Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) melalui program Honda Hype School yang menyasar kalangan pelajar di berbagai wilayah.
Pada 22–24 September 2026, Honda Hype School hadir di tiga sekolah, yakni SMAN 7 Sengkang, SMKN 1 Sidrap, dan SMKN 1 Polewali. Sekitar 30–50 siswa mengikuti edukasi di masing-masing sekolah.
Program tersebut tidak hanya memperkenalkan produk Honda, tetapi juga menjadi ruang edukasi bagi pelajar mengenai pentingnya menerapkan perilaku aman saat berada di jalan.
Salah satu materi utama yang diberikan adalah safety riding yang dipandu Wanny, instruktur safety riding Asmo Sulsel.
Dalam sesi tersebut, siswa mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya mempersiapkan diri sebelum berkendara, termasuk menggunakan perlengkapan keselamatan secara lengkap.
Wanny mengatakan, kebiasaan berkendara aman perlu ditanamkan sejak dini agar menjadi bagian dari perilaku sehari-hari.
“Kami terus mengingatkan kepada para siswa untuk membiasakan diri menggunakan perlengkapan berkendara dengan lengkap setiap kali berkendara. Hal ini perlu menjadi kebiasaan, bukan hanya dilakukan ketika melakukan perjalanan jauh. Keselamatan harus menjadi prioritas sejak sebelum kita memulai perjalanan,” ujar Wanny.
Menurut dia, perlengkapan berkendara bukan sekadar pelengkap, tetapi merupakan bagian dari upaya melindungi pengendara ketika berada di jalan.
Selain edukasi safety riding, Honda Hype School juga menghadirkan berbagai aktivitas interaktif.
Pelajar dapat melihat langsung sejumlah sepeda motor Honda serta mengikuti riding test untuk mengenal pengalaman berkendara secara langsung.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana bagi Asmo Sulsel untuk berinteraksi lebih dekat dengan generasi muda di berbagai daerah.
Region Head Asmo Sulsel Jeffry Mei Gamastra mengatakan, perluasan Honda Hype School merupakan bagian dari komitmen untuk membawa edukasi keselamatan berkendara kepada lebih banyak pelajar.
“Kami ingin Honda Hype School dan edukasi safety riding dapat menjangkau semakin banyak pelajar. Karena itu, kegiatan ini akan terus kami perluas ke berbagai wilayah cakupan Asmo Sulsel, sehingga pesan keselamatan berkendara dan interaksi positif bersama Honda dapat dirasakan oleh lebih banyak generasi muda,” ungkap Jeffry.
Perluasan kegiatan ke Sengkang, Sidrap, dan Polewali menunjukkan bahwa edukasi keselamatan berkendara tidak hanya diarahkan pada satu wilayah.
Asmo Sulsel berupaya menghadirkan pesan yang sama kepada pelajar dengan mempertimbangkan karakter dan aktivitas generasi muda di masing-masing daerah.
Ke depan, Honda Hype School akan terus dibawa ke sekolah-sekolah lainnya di wilayah operasional Asmo Sulsel, meliputi Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Ambon.
"Bagi Asmo Sulsel, semakin luas jangkauan edukasi diharapkan semakin banyak generasi muda yang memahami bahwa keselamatan berkendara bukan sekadar teori, melainkan kebiasaan yang perlu diterapkan setiap kali berada di jalan," tandasnya.