NEWS
DETAILS
Jumat, 25 Sep 2026 18:55 - Ikatan Motor Honda Makassar

Asmo Sulsel – Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) terus memperkuat kontribusinya terhadap pendidikan vokasi melalui pembinaan sekolah menengah kejuruan (SMK).

Hingga kini, Asmo Sulsel tercatat membina 98 SMK yang tersebar di wilayah operasional Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Ambon.

Pembinaan tersebut salah satunya diwujudkan melalui Astra Motor School, program kelas industri yang dirancang untuk memperkuat keterkaitan antara pembelajaran di sekolah dan kebutuhan dunia kerja.

Program ini menyasar siswa SMK, khususnya jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM), dengan memberikan pembelajaran yang lebih dekat dengan praktik industri.

Selain pembelajaran di sekolah, siswa juga mendapatkan pengalaman praktik melalui jaringan bengkel resmi Honda atau AHASS.

Region Head Asmo Sulsel, Jeffry Mei Gamastra, mengatakan pendidikan menjadi salah satu fondasi penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri.

“Kami melihat pendidikan sebagai salah satu fondasi penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten. Melalui Astra Motor School, kami ingin membantu mempertemukan kebutuhan dunia pendidikan dengan kebutuhan industri, sehingga siswa tidak hanya mendapatkan ilmu di sekolah, tetapi juga memiliki pengalaman dan keterampilan yang relevan ketika memasuki dunia kerja,” urai Jeffry.

Salah satu sekolah yang telah menerapkan Astra Motor School adalah SMKN 1 Rangas, Sulawesi Barat. Kerja sama program tersebut telah berlangsung sejak 2025.

Melalui program ini, siswa mendapatkan pembelajaran berbasis praktik, termasuk kesempatan menjalani magang selama satu tahun secara berkelanjutan.

Materi pembelajaran dan keterampilan yang diberikan juga diarahkan agar semakin sesuai dengan standar industri Honda.

Technical Service Manager Asmo Sulsel, Anton Prihatno, mengatakan penerapan Astra Motor School di SMKN 1 Rangas menunjukkan hasil yang positif.

Salah satu indikatornya terlihat dari tingkat penyerapan alumni ke jaringan bengkel resmi Honda.

“Program ini kami anggap berhasil dengan melihat tingginya angka siswa SMKN 1 Rangas yang terserap di jaringan bengkel resmi Honda. Jika dipresentasikan, angkanya menyentuh 60% dari jumlah alumni 2025 jurusan Teknik Sepeda Motor di sekolah tersebut,” ujar Anton.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran yang menggabungkan teori dan praktik industri dapat menjadi salah satu bagian penting dalam mempersiapkan lulusan SMK memasuki dunia kerja.

Selain meningkatkan kompetensi siswa, Astra Motor School juga diarahkan untuk menjawab kebutuhan industri terhadap tenaga mekanik yang memiliki keterampilan sesuai standar kerja.

Lulusan tidak hanya dipersiapkan untuk bekerja sebagai teknisi, tetapi juga memiliki peluang untuk mengembangkan kompetensi dan usaha di bidang perbengkelan.

Masih kata dia, kedepan, Asmo Sulsel akan terus mengembangkan Astra Motor School ke sekolah-sekolah binaan lainnya. Perluasan program tersebut diharapkan dapat membuka akses yang lebih luas bagi siswa SMK untuk memperoleh pengalaman belajar berbasis industri.

"Kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri diharapkan semakin memperkuat kesiapan lulusan SMK, khususnya di bidang teknik sepeda motor. Dengan kombinasi pengetahuan, keterampilan praktik, dan pengalaman kerja, lulusan diharapkan memiliki kompetensi yang lebih relevan dengan kebutuhan industri,"tandasnya.

RELATED
NEWS