NEWS
DETAILS
Selasa, 07 Jul 2026 11:58 - Ikatan Motor Honda Makassar

Asmo Sulsel — Pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM), M. Kiandra Ramadhipa, tetap menjaga peluang dalam persaingan perebutan gelar Moto3 Junior World Championship setelah mengamankan sembilan poin pada putaran Jerez.

Tampil dalam dua balapan di Circuito de Jerez–Ángel Nieto, Spanyol, Minggu (5/7/2026), pebalap asal Sleman, Yogyakarta, tersebut menunjukkan daya saing kuat di tengah ketatnya persaingan dan kondisi lintasan yang ekstrem.

Tambahan sembilan poin membuat Ramadhipa kini menempati posisi keempat klasemen sementara dengan koleksi 60 poin.

Ia hanya terpaut sembilan angka dari posisi teratas yang ditempati bersama oleh tiga pebalap.

Pada race pertama, Ramadhipa harus menghadapi suhu lintasan yang mendekati 44 derajat Celsius.

Setelah tampil cepat pada sesi kualifikasi dan mengamankan posisi start kelima, pebalap Honda Asia Dream Racing Junior Team itu mengawali balapan dengan kurang mulus.

Ramadhipa turun ke posisi kedelapan selepas beberapa tikungan awal. Ia kemudian berupaya mengejar kelompok terdepan sebelum balapan dihentikan sementara akibat red flag menyusul insiden yang melibatkan salah satu pebalap.

Balapan selanjutnya dilanjutkan dengan durasi yang dipangkas menjadi 10 lap. Ramadhipa kembali memulai dari posisi kedelapan dan harus menghadapi persaingan ketat hingga sempat terlempar dari posisi 10 besar.

Secara perlahan, ia mampu memperbaiki posisinya dan akhirnya menyelesaikan balapan di urutan ketujuh. Hasil tersebut membuat Ramadhipa mengamankan tambahan sembilan poin penting.

“Race satu berjalan cukup sulit. Saya berusaha tetap berada di grup depan namun kesulitan menemukan ritme, sehingga saya memutuskan untuk bertahan dan poin berhasil diamankan,"ujarnya.

"Di race kedua, sejak awal saya mencoba memimpin jalannya balapan, tetapi belum berhasil. Sayang, pada lap terakhir pebalap lain menabrak sisi kanan motor hingga saya terjatuh. Kini kami harus bekerja keras, baik fisik maupun mental, agar tampil kuat dan cepat di Magny-Cours,”sambung Ramadhipa.

Tiga jam setelah race pertama, Ramadhipa kembali turun pada balapan kedua. Kondisi lintasan semakin menantang dengan suhu mencapai 60 derajat Celsius.

Menunggangi NSF250RW, Ramadhipa mampu melakukan start dengan baik dan langsung bersaing di kelompok lima besar. Peluang untuk memperebutkan podium semakin terbuka setelah dua pebalap di depannya mengalami insiden pada lap-lap awal.

Ramadhipa terus bertahan dalam persaingan barisan terdepan hingga memasuki lap terakhir. Namun, kontak dengan pebalap lain membuatnya terjatuh.

Meski berhasil bangkit dan kembali melanjutkan balapan, Ramadhipa harus puas menyelesaikan race kedua di posisi ke-21.

General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya, mengapresiasi perjuangan Ramadhipa sepanjang putaran Jerez.

Menurutnya, perkembangan yang ditunjukkan pebalap muda Indonesia tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi seri berikutnya.

“Ramadhipa mampu menunjukan perjuangan yang solid dalam dua race berbeda. Melalui semangat satu hati, kami pun terus mendukungnya agar dapat terus bersaing dengan optimal dan semakin melesat pada putaran berikutnya,” ujar Andy Wijaya.

Meski belum meraih hasil maksimal pada race kedua, Ramadhipa masih berada dalam persaingan ketat menuju posisi teratas klasemen.

Dengan 60 poin, ia hanya tertinggal sembilan angka dari para pemimpin klasemen sementara.

FIM MotoJunior World Championship akan kembali bergulir tiga pekan mendatang sebelum memasuki libur musim panas.

Putaran keempat musim ini dijadwalkan berlangsung di Circuit de Nevers Magny-Cours, Prancis, pada 24–26 Juli 2026.

RELATED
NEWS