NEWS
DETAILS
Jumat, 23 Oct 2026 10:40 - Ikatan Motor Honda Makassar

Asmo Sulsel — T. Yazid Alfata dari SMA Fatih Bilingual School, Aceh, meraih penghargaan Gold dalam ajang Astra Honda Motor Best Student (AHM Best Student) 2026 melalui inovasi LeraWash, produk biodeterjen berbahan alami yang dikembangkan sebagai alternatif deterjen sintetis.

Yazid menjadi pemenang tertinggi dalam kompetisi yang diikuti 1.215 pelajar SMA/sederajat dari seluruh Indonesia.

Ajang ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas dan menghadirkan solusi inovatif terhadap berbagai persoalan di masyarakat.

Mengusung tema “Gen Z Berkarya, Indonesia Berdaya”, AHM Best Student 2026 mendorong pelajar menghasilkan karya yang memiliki dampak positif dan mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Setelah melalui seleksi regional, sebanyak 27 finalis terbaik berkompetisi di tingkat nasional. Mereka mempresentasikan karya di hadapan dewan juri yang terdiri atas perwakilan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Direktorat SMA Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, serta PPM School of Management.

Puncak kompetisi berlangsung melalui Webinar Inspiratif dan malam penghargaan pada 21 Oktober 2026.

LeraWash, Alternatif Deterjen Berbahan Alami

LeraWash dikembangkan Yazid dengan memanfaatkan lerak dan daun waru yang dipadukan dalam kemasan bioplastic pods berbahan rumput laut yang dirancang dapat terurai secara hayati.

Inovasi tersebut berangkat dari kepedulian terhadap pencemaran perairan yang berkaitan dengan penggunaan deterjen sintetis. Melalui produknya, Yazid berupaya menghadirkan alternatif pencuci yang lebih ramah lingkungan.

Produk LeraWash juga telah diperkenalkan kepada masyarakat sekitar dan dimanfaatkan dalam aktivitas sehari-hari.

“AHM Best Student menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Sebagai anak muda, saya dilatih untuk tidak pantang menyerah dan berani mewujudkan ide kepedulian terhadap kondisi sekitar. Kemenangan ini bukan garis akhir, melainkan awal dari perjalanan karya saya dari bangku sekolah yang bisa memberi arti untuk masyarakat dan negeri,” ungkap Yazid.

Prestasi tersebut memperlihatkan bagaimana kepedulian terhadap persoalan lingkungan dapat menjadi titik awal lahirnya inovasi.

Dengan pengembangan dan pendampingan yang tepat, gagasan pelajar berpotensi tumbuh menjadi solusi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Smart Pest Control dan KALARESIK Raih Silver dan Bronze

Selain Yazid, dua pelajar lainnya meraih penghargaan melalui inovasi yang mengangkat persoalan pertanian dan pengelolaan limbah.

Fajrin Al Majid dari SMAN Sumatera Selatan meraih penghargaan Silver melalui Smart Pest Control, sistem pertanian presisi berbasis Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT).

Sistem tersebut dirancang untuk membantu petani mengendalikan hama secara lebih efektif dan efisien dengan memanfaatkan teknologi digital.

Sementara itu, Muhammad Hatan Fahlady dari SMAN 3 Yogyakarta meraih penghargaan Bronze melalui KALARESIK.

Inovasi ini mengolah limbah ban bekas dan tekstil menjadi produk bernilai ekonomi, seperti dompet dan tas.

Selain berpotensi mengurangi limbah, KALARESIK juga membuka peluang pengembangan usaha bagi pengrajin lokal.

Ketiga karya tersebut memperlihatkan beragam pendekatan pelajar dalam menghadirkan solusi, mulai dari pemanfaatan bahan alami, penerapan teknologi pertanian, hingga pengolahan limbah menjadi produk baru.

Pemenang Mendapat Beasiswa PendidikanPROTECT45

Sebagai bentuk apresiasi, Astra Honda Motor memberikan beasiswa pendidikan dan notebook kepada tiga pemenang utama.

Pemenang Gold menerima beasiswa Rp5 juta dan satu unit notebook. Pemenang Silver memperoleh beasiswa Rp3 juta dan satu unit notebook, sedangkan pemenang Bronze mendapatkan beasiswa Rp2 juta dan satu unit notebook.

Sebanyak 24 finalis nasional lainnya masing-masing menerima beasiswa pendidikan Rp1 juta dan sertifikat penghargaan.

AHM juga memberikan apresiasi melalui Social Media Challenge. Sebanyak 27 peserta membuat konten kreatif di Instagram dan TikTok untuk meningkatkan kepedulian generasi muda terhadap persoalan sosial dan pembangunan berkelanjutan. Tiga konten terbaik mendapatkan beasiswa pendidikan dengan total nilai Rp3 juta.

Penghargaan juga diberikan kepada guru pembimbing yang mendampingi peserta selama kompetisi. Nabila Humaira, S.Si., dari SMA Fatih Bilingual School, Aceh, meraih Guru Pembimbing Terbaik 1.

Guru Pembimbing Terbaik 2 diraih Nur Padmi Tyastusi, S.Pd., Gr., M.T., dari SMAN Sumatera Selatan, sedangkan Guru Pembimbing Terbaik 3 diberikan kepada Pratiwi Sutarni, S.Pd., M.Pd., dari SMAN 3 Yogyakarta.

Adapun penghargaan Pemenang Favorit diraih Ni Putu Issabel Kirana Selene Devi dari SMAN 1 Tabanan, Bali.

Melalui AHM Best Student 2026, perusahaan berharap pelajar terus mengembangkan kreativitas dan keberanian berinovasi.

Karya yang dihasilkan diharapkan tidak berhenti pada kompetisi, tetapi dapat dikembangkan lebih lanjut agar memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

RELATED
NEWS