NEWS
DETAILS
Kamis, 01 Oct 2026 12:40 - Ikatan Motor Honda Makassar

Asmo Sulsel — Penjualan sepeda motor Honda di Sulawesi Selatan sepanjang 2026 masih menunjukkan tren positif di tengah dinamika daya beli masyarakat dan tantangan distribusi kendaraan.

Marketing Manager Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel), Antofany Yusticia Ahmadi, mengatakan pasar sepeda motor di wilayah Sulselbartrabon masih relatif terjaga.

Permintaan terhadap kendaraan roda dua, khususnya sepeda motor matik atau automatic (AT), masih menjadi salah satu penopang utama pasar.

“Untuk sepanjang 2026, penjualan Honda di wilayah Sulawesi Selatan masih menunjukkan tren yang positif, meskipun pasar menghadapi dinamika daya beli masyarakat dan tantangan logistik pengiriman unit,” ujar Antofany saat dihubungi Makassar Terkini.

Menurut Antofany, segmen skutik masih menjadi kontributor penting terhadap penjualan Honda.

Pada semester pertama 2026, Honda BeAT Street dan Honda Scoopy masing-masing memberikan kontribusi sekitar 10 persen terhadap penjualan Honda di wilayah Sulselbartrabon.

Tingginya permintaan terhadap sepeda motor matik sejalan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat yang mengutamakan kepraktisan dan efisiensi.

Sepeda motor tidak hanya digunakan untuk aktivitas pribadi, tetapi juga menunjang pekerjaan, kebutuhan keluarga, hingga kegiatan ekonomi.

Konsumen Honda di Sulsel juga memiliki karakter yang beragam. Segmen pekerja, keluarga, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga anak muda menjadi bagian dari pasar sepeda motor Honda.

“Segmen pekerja, keluarga, pelaku UMKM, hingga anak muda sama-sama menjadi bagian dari pasar Honda, terutama karena sepeda motor masih menjadi kebutuhan mobilitas harian sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat,” kata Antofany.

Selain Honda BeAT dan BeAT Street, Honda Scoopy dan Stylo juga menyasar karakter konsumen yang berbeda.

Kehadiran beragam pilihan tersebut mencerminkan kebutuhan mobilitas masyarakat yang semakin beragam, meski aspek kepraktisan dan efisiensi tetap menjadi pertimbangan penting.

Tantangan Daya Beli dan Distribusi

Di tengah tren penjualan yang masih positif, pasar sepeda motor tetap menghadapi sejumlah tantangan.

Perubahan daya beli masyarakat dan proses distribusi kendaraan menjadi faktor yang turut memengaruhi dinamika penjualan.

Karena itu, Asmo Sulsel terus berupaya menjaga pertumbuhan penjualan dengan memperkuat produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen di wilayah Sulselbartrabon.

Hingga akhir 2026, Asmo Sulsel menargetkan dapat mempertahankan posisi Honda sebagai salah satu pilihan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan mobilitas.

“Fokus tetap pada penguatan segmen AT atau matic yang menjadi penopang utama penjualan, sembari memperkenalkan pilihan mobilitas lain seperti kendaraan listrik secara bertahap sesuai perkembangan kebutuhan konsumen,” ujar Antofany.

Pertumbuhan pasar sepeda motor pada akhirnya tidak hanya tercermin dari jumlah unit yang terjual. Di balik setiap kendaraan terdapat kebutuhan mobilitas masyarakat, mulai dari pekerja yang menjalankan aktivitas sehari-hari, keluarga yang memenuhi kebutuhan rumah tangga, hingga pelaku UMKM yang menggunakan sepeda motor untuk mendukung kegiatan usahanya.

Dengan kondisi tersebut, perkembangan pasar sepeda motor Honda di Sulsel akan tetap dipengaruhi oleh kebutuhan mobilitas masyarakat, daya beli, distribusi kendaraan, serta kemampuan industri menghadirkan produk yang sesuai dengan perkembangan kebutuhan konsumen.

RELATED
NEWS