NEWS
DETAILS
Sabtu, 19 Sep 2026 09:47 - Ikatan Motor Honda Makassar

Asmo Sulsel — Konsentrasi penuh menjadi salah satu kunci keselamatan saat mengendarai sepeda motor.

Gangguan kecil seperti menggunakan ponsel, menerima telepon, merokok, hingga berbicara saat berkendara dapat mengalihkan perhatian pengendara dari kondisi jalan.

Instruktur Safety Riding Astra Motor Sulawesi Selatan, Wany Dewa, mengingatkan pengendara untuk menjaga fokus sejak kendaraan mulai bergerak hingga tiba di tempat tujuan.

Menurut Wany, pengendara membutuhkan konsentrasi untuk dapat membaca situasi lalu lintas dan merespons berbagai kondisi yang muncul secara cepat.

“Pada dasarnya saat kita berkendara, kita harus konsentrasi untuk bisa sampai di tujuan dengan selamat. Hindari penggunaan ponsel, kemudian merokok dan bercerita,” kata Wany.

Ia menjelaskan, konsentrasi yang terganggu dapat membuat respons pengendara menjadi terlambat ketika menghadapi perubahan situasi di jalan, termasuk perubahan lampu lalu lintas maupun kendaraan yang tiba-tiba muncul dari arah lain.

“Kurang konsentrasi seperti menerima telepon, kemudian merokok, bercerita, sehingga kita hilang konsentrasi akhirnya kita bisa mengalami kecelakaan,” ujarnya.

Menerima Telepon, Pengendara Disarankan Menepi

Perkembangan teknologi pada sepeda motor menghadirkan berbagai fitur konektivitas yang dapat terhubung dengan ponsel. Salah satunya RoadSync yang tersedia pada beberapa tipe sepeda motor Honda.

Namun, keberadaan fitur tersebut tidak berarti pengendara dianjurkan menggunakan ponsel ketika sepeda motor sedang melaju. Wany menekankan bahwa keselamatan tetap harus menjadi prioritas.

“Kami tidak melarang para pengendara untuk menerima telepon karena beberapa tipe sepeda motor Honda memiliki fitur RoadSync yang terhubung dengan handphone. Tapi kami tidak menyarankan berkendara sambil menerima telepon,” katanya.

Jika ada telepon penting yang harus diterima, pengendara disarankan mencari tempat yang aman untuk berhenti terlebih dahulu.

“Kalau menerima telepon, silakan tepi dulu, kemudian menerima telepon. Setelah itu baru bisa dilanjut perjalanan,” lanjutnya.

Periksa Kondisi Sebelum Berkendara

Keselamatan berkendara juga perlu dipersiapkan sebelum kendaraan digunakan. Wany mengingatkan pengendara memastikan kondisi fisik dalam keadaan siap dan melakukan pemanasan sebelum perjalanan.

Perlengkapan keselamatan, terutama helm, juga harus digunakan dengan benar.

“Yang terpenting sebelum berkendara kita merefleksi kondisi kita dengan melakukan pemanasan. Kemudian jangan lupa perlengkapan berkendara, yang terpenting gunakan helm,” ujar Wany.

Dari sisi kendaraan, pemeriksaan sederhana juga perlu dilakukan sebelum berangkat. Wany menyebut rumus BARELABA, yang mencakup pemeriksaan Ban, Rem, Lampu, dan Bahan Bakar.

Selain itu, pengendara perlu memastikan postur berkendara sudah tepat dan kendaraan berada dalam kondisi layak digunakan.

Berangkat Lebih Awal agar Tidak Terburu-buru

Wany juga mengingatkan pentingnya mengatur waktu perjalanan. Berangkat lebih awal dapat membantu pengendara terhindar dari kondisi terburu-buru di jalan.

Menurutnya, keterlambatan tidak seharusnya membuat pengendara mengabaikan keselamatan dengan meningkatkan kecepatan atau mengurangi perhatian terhadap kondisi lalu lintas.

“Yang terpenting adalah sebelum berkendara kita berangkat lebih awal. Jangan sampai karena merasa terlambat, akhirnya terburu-buru dan mengabaikan keselamatan,” katanya.

Melalui kampanye #Cari_Aman, Astra Honda Motor mengajak pengendara untuk menjadikan keselamatan sebagai prioritas ketika berada di jalan raya.

Wany mengingatkan pengendara agar tidak menganggap remeh waktu maupun gangguan kecil selama perjalanan.

“Lebih baik kehilangan satu menit dalam hidup Anda daripada kehilangan hidup Anda dalam satu menit,” tuturnya.

RELATED
NEWS